Mie Rebus Dalian (大连焖子): Makanan Jalanan Sederhana dengan Hati Emas
Di kota yang terkenal dengan hidangan lautnya yang mewah, salah satu ikon kuliner Dalian yang paling dicintai adalah makanan jalanan sederhana berbahan dasar pati: Mie Rebus Dalian (大连焖子) . Hidangan sederhana namun memuaskan ini merupakan bukti kemampuan kota ini untuk menemukan kehebatan dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah cita rasa kehidupan lokal yang otentik, camilan yang telah menghangatkan hati dan perut penduduk Dalian selama beberapa generasi. Makan Mie Rebus Dalian berarti terhubung dengan akar kelas pekerja kota dan kecintaannya pada cita rasa yang kuat dan menenangkan.
Hidangan itu sendiri merupakan perpaduan kontras tekstur yang menakjubkan. “Mie” ini bukan terbuat dari gandum, melainkan dari adonan tepung kentang yang dikukus atau digoreng hingga menjadi kue padat yang besar. Keajaiban terjadi saat memasak. Kue tersebut kemudian dipotong menjadi potongan-potongan kecil berbentuk persegi panjang dan digoreng dalam minyak hingga bagian luarnya renyah smokey ribs kemang dan berwarna cokelat keemasan. Namun, bagian dalamnya tetap lembut, kenyal, dan sedikit gelatin. Dualitas tekstur inilah yang menjadi kunci daya tariknya. Potongan-potongan tersebut kemudian disiram dengan saus khas yang memberikan keseimbangan sempurna dengan kekayaan rasa tepung goreng. Saus ini merupakan perpaduan rasa yang sempurna: dasar kecap asin untuk rasa asin dan warna, sedikit cuka untuk rasa asam, dan banyak bawang putih cincang untuk rasa pedas yang tajam. Terkadang, ditambahkan sedikit biji wijen untuk menambah cita rasa kacang.
Anda dapat menemukan Mie Rebus Dalian yang dijual dari gerobak kecil oleh pedagang kaki lima, seringkali di dekat sekolah, gedung perkantoran, atau tempat wisata populer. Ini adalah camilan cepat, murah, dan sangat memuaskan yang dapat dinikmati sambil berjalan. Meskipun mungkin kurang mewah dibandingkan hidangan laut mewah, mie ini memiliki pesona dan keaslian yang unik. Ini adalah hidangan yang mencerminkan jiwa Dalian, membuktikan bahwa makanan lokal yang paling dicintai seringkali adalah makanan yang paling sederhana dan sesuai dengan asalnya—sepotong makanan lezat dan kenyal yang memberikan kenyamanan kuliner dan mendefinisikan semangat kota yang bersahaja.